Planning itu penting
Dalam hidup itu yang namanya planning sangat penting. karna dalam hidup itu adalah pilihan dan pilihan butuh rencana buat milihnya, sedangkan jika kita tidak milih berarti kita tidak punya rencana, dan orang-orang yang milih adalah orang punya rencana. Sedangkan orang yang punya rencana dia akan milih.
Gue jadi inget ketika gue mau buat SKCK untuk daftar di UBB. Gue sudah siap dengan semua yang diperlukan dari map, KK, KTP, Surattidak sehat, Surat tidak hamil pokoknya lengkap. Dan gue sudah siap pergi buat ke kantor polisi, tiba-tiba nyokap gue dateng menghampiri, dan bilang Nak kamu belum pake celana!!.
Pengalam gue itu menunjukan sekali bawa planning itu sangat penting, tapi terkadang ketika kita sudah siap dengan segala yang ada justru ada hal yang mengganjal seperti lupa atau hujan. Sama halnya ketika kita mau nembak gebetan gitu kan. Ketika kita sudah siap dengan yang ada, dari lokasi penembakan, baju yang akan dipakai sampe kata-kata yang akan dikeluarin, tau-taunya kita lupa dengan apa yang mau diomongin, atau gebetan malah diambil orang *kok malah curhat*.
Singakat cerita ketika gue sampe di kantor polisi ternyata yang buat kebanyakan cewek *berasa paling ganteng* dengancold cool gue ngambil blanco yang mau diisi. Lincah, ulet itulah yang dilihat orang-orang ketika gue mulai nulis. Dan seketika gue berhenti disebuah pertanyaan, tiba-tiba suasana hening dan yang tedengar hanya gemercik air hujan yang terkena genteng *gue langsung galau*. Gue berhenti disebuah pertanyaan, gue diem, bokap pun aneh dan mulai mendekati gue, apa ada yang sulit ndu? aku lupa aku anak keberapa Pa! T.T
Selesai membuat SKCK gue mulai meluncur ke Puskesmas *Beneran meluncur* untuk ngebuat surat keterangantidak sehat. Dengan semua persiapan yang ada gue berjalan keloket dan daftar untuk ngebuat surat keterangannya. Simas penjaga senyem-senyum ngasih surat dan nomer antrian *gue nggak tau apa dia Homo atau bukan* dan gue mulai berjalan menuju keruangan periksa dengan membusungkan dada. Tiba-tiba terdengar suara si mas penjaga loket manggil gue *Jangan-jangan dia minta no HP gue* simas penjaga loket bilang, maaf mas anda belum bayar biaya adminisrasinya.
Sampe di ruang periksa dan gue beruntung kali ini yang meriksa suster yang cukup cantik *Sayang guelagi nggak suka cewek*. Ternyat si suster kepo banget, mulai dari nama, golongan darah semua ditanya oleh si suster. Dan tibalah suatu kejadian yang absurd banget, ketika pengukuran tinggi badan karna postur gue yang cukup tinggi dari si suster *akhirnya ada yang bisa dibanggain dari gue*, si suster mulai ngangkat-ngangkat tangannya di depan gue untuk ngambil alat penghitung, awalnya tidak ada yang aneh tapi seketika gue mencium bau yang tidak enak dan teryata gue melihat bulu yang menjuntai indah yang keluar dari baju lengan tangan panjangnya *Kebayang nggak lengan tangan panjang bro*.
Singakat cerita gue semua pekerjaan yang gue lakuin selesai dengan sukses dan gue bisa nyantai dirumah. Namun gue inget bahwa gue lupa nge-legalisir semua berkas yang baru gue buat dan harus balik lagi buat nge-legalisir.
Intinya sebuah planning sangat penting sebelum kita ngelakuin sesuatu tapi dengan syarat juga harus disertai pikiran yang tenang sehingga tidak lupa atau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
Gue jadi inget ketika gue mau buat SKCK untuk daftar di UBB. Gue sudah siap dengan semua yang diperlukan dari map, KK, KTP, Surat
Pengalam gue itu menunjukan sekali bawa planning itu sangat penting, tapi terkadang ketika kita sudah siap dengan segala yang ada justru ada hal yang mengganjal seperti lupa atau hujan. Sama halnya ketika kita mau nembak gebetan gitu kan. Ketika kita sudah siap dengan yang ada, dari lokasi penembakan, baju yang akan dipakai sampe kata-kata yang akan dikeluarin, tau-taunya kita lupa dengan apa yang mau diomongin, atau gebetan malah diambil orang *kok malah curhat*.
Singakat cerita ketika gue sampe di kantor polisi ternyata yang buat kebanyakan cewek *berasa paling ganteng* dengan
Selesai membuat SKCK gue mulai meluncur ke Puskesmas *Beneran meluncur* untuk ngebuat surat keterangan
Sampe di ruang periksa dan gue beruntung kali ini yang meriksa suster yang cukup cantik *Sayang gue
Singakat cerita gue semua pekerjaan yang gue lakuin selesai dengan sukses dan gue bisa nyantai dirumah. Namun gue inget bahwa gue lupa nge-legalisir semua berkas yang baru gue buat dan harus balik lagi buat nge-legalisir.
Intinya sebuah planning sangat penting sebelum kita ngelakuin sesuatu tapi dengan syarat juga harus disertai pikiran yang tenang sehingga tidak lupa atau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
ini curcol yang memalukan diri sendiri kah? serius nih ini cerita nyataa? *speechless*
ReplyDeletehahaaaa ada2 ajaaa xD
ReplyDeleteini bukan masalah planning ato bukan ...
ReplyDeletetapi masalahnya ada pada daya ingat lo soob ...
hahaha ...
nanti ke puskesmas bawa gillette vector buat susternya :D
hahahaha
ReplyDeleteplanning memang penting....
tpi lau Gue baca ceirta loh, Gue bisa hitung seberapa tinggi tingkatp lanning loh,
Planning loh sekitar 40%....
lau 60% nya lebih banyak balik ke (.......)