Awal Yang Baru
Di akhir tahun 2012, saat itu Noah masih nge-trend. Film "Kisah Cinta Habibi dan Ainun" baru mulai tayang di bioskop dan orang-orang lagi booming banget ngomongin "5cm".
Di sudut kecil, tempat persegi yang hanya beberapa meter luasnya menjadi tempat favorit 3 orang anak manusia super ajaib menghabiskan waktu mereka. 3 orang itu adalah :
Firdaus Salam : Laki-laki paling pembersih di antara kami bertiga, paling cool dan yang paling penting. Doi orang yang sangat baik, bahkan rela kalo kost-annya di obrak-abrik setiap
Bagus Setiawan: Cowok paling gila di antara kami bertiga, mulai dari gila makan, gila kebut-kebutan dan yang paling penting gila CEWEK BOHAY
dan terakhir saya Pandu D. Pamungkas: Saya disini menjadi titik tengah antara mereka berdua, komando sebuah kegiatan kami dan yang jelas tidak ada satu pembicaraan yang tidak dimulai dari saya.
Meski hanya beberapa bulan berteman dekat. Kami seakan teman yang sudah lama kenal. Ketika sebbuah candaan bisa mempererat kami, ketika sebuah solidaritas yang bisa mempersatukan kami dan ketika sebuah pertengkaran yang justru membuat kami dekat.
Kami bertiga menimba ilmu di tempat yang sama, di kelas yang sama dengan jadwal yang sama dan mungkin dengan selera yang sama. Oops, untuk selera sih mungkin tidak terlalu sama. Tapi, satu pemikiran kami yang sama. Ngeliatin cewek bohay.
Konsep hari yang kami lewati bertiga selalu sama dari hari ke hari jika di buat pola kurang lebih seperti ini
Kuliah - Ngegame- Tidur - Bangun - Kuliah - Ngegame - Tidur - Bangun - Kuliah - Ngegame - Tidur - Terus sampe Pak Jokowi jadi JokoWOW.
Kalo soal kuliah kami jagonya. Tak pernah bolos, tak pernah telat, tak perna fokus dan tak pernah serius. Walaupun begitu tapi satu filosofi gue yang menjadi dasar kami "Ketika seseorang datang suatu saat dia akan tertarik, ketika dia tertarik di saat itulah dia akan mengerti yang dia pelajari". Nah kami bertiga masih menunggu datangnya hari dimana kami akan tertarik. yang sayangnya, kami bertiga tak pernah tertarik dengan apapun yang menyangkut belajar.
Ketika kita melakukan hal yang berulang-ulang mungkin kita akan sampai pada titik jenuh kita. Titik dimana hal yang dulunya kita anggap enak dan tak bisa kita lewati menjadi hal yang paling membosankan yang ada. Sayangnya, saat ini titik terjenuh itu sedang muncul dan lagi anget-angetnya untuk kami. Sehingga, di suatu malam kira-kira pukul 8 lewat 13 menit selepas kami pulang dari tongkoran. Terlintas sedikit ide gila dari kami.
Pandu : Menurut kalian, hari terasa singkat nggak sih? setiap hari, setiap detik hal yang kita lakuin semua sama. NGE-GAME. Gimana.........kalo kita nyoba hal baru? Kita...Backpacker..ke Lombok.
Bagus : Gila.........jauh tuh....apa bisa?
Pandu : Bisa...........Man jadda wa jadda....bro...Kalo nggak jita ke Lampung dulu untuk uji coba?
Bagus : hemmpp....ok fix Lampung terus Lombok Lalu Amerika....
Pandu : Ngimpi!!!
Firdaus : OK Lampung terus Lombok.
Yang pasti, mulai kali ini nggak akan ada lagi sebuah kata-kata yang akan menerangkan semuanya. Tapi, akan ada banyak gambar yang bisa menjelaskan semua.
Bagus : hemmpp....ok fix Lampung terus Lombok Lalu Amerika....
Pandu : Ngimpi!!!
Firdaus : OK Lampung terus Lombok.
Yang pasti, mulai kali ini nggak akan ada lagi sebuah kata-kata yang akan menerangkan semuanya. Tapi, akan ada banyak gambar yang bisa menjelaskan semua.
quote terakhirnya manteb :)
ReplyDelete