Stress pra UAS


Lanjutin post-an sebelumnya tentang backpacker, mungkin kali ini saya nggak ngebahas tentang backpacker atau apapun tentang keindahan alam. Ya seperti yang bisa ditebak kalo tanggal-tanggal segini lagi anget-angetnya para mahasiswa sedang UAS
Ngomong-ngomon tentang UAS.

UAS ini adalah tiga kata magis yang sangat di takuti oleh para murid-murid ataupun mahasiswa-mahasiswa. Entah apa yang mereka takutkan dari tiga kata ini, mungkin ada arti tersembunyi dari tiga kata ini.
Tapi, saat ini.......jika kita denger kata-kata UAS yang terbayang di benak kita hanya test soal yang di lakukan oleh orang-orang bermental tempe calon koruptor kelas kakap. Karna, kita lihat sendiri orang-orang ini hanya mementingkan kualitas nilai mereka daripada kualitas diri mereka. Muali berbuat curang yang lembut sampai yang ekstrem sekalipun rela mereka lakukan. Padahal kalo mereka bisa setidaknya menggunakan otak kanannya sedikit untuk berimajinasi, apa sih yang mereka dapet dari hasil UAS yang hanya dihasilkan dari nyontek? It’s nothig guys. Mereka hanya mendapatkan kesenangan yang hanya dirasakan sebentar saja. Coba bayangin ketika kalian tua, terus cucu-cucu kalian ngelihat hasil sempurna UAS kalian. Apa kalian akan bilang itu UAS hasil nyontek? Nggak mungkin kan! Kenapa? Malu? Ya kalo malu kenapa masih nyontek?

Tapi coba bayangkan ketika cucu-cucu kalian mendapatkan hasil UAS kalian yang nggak terlalu sempurna. Walaupun nggak sesempurna hasil nyontek. Tapi, mungkin kalian akan berdongeng menceritakan kembali kisah-kisah hebat kalian pada masa dulu. Kisah-kisah heroik kalian menghadapi kata magis yang membuat orang lain takut untuk mendengarnya.


Ada yang bilang begini “Semua hal yang kita lakukan di masa lalu, baik ataupun buruk itu semua yang merasakannya kita sendiri” jelas banget tuh kata-kata untuk menjawab pertanyaan mengapa? Bagaimana? Ataupun Kok bisa? Yang terlontar dari mulut kalian.
Nah jadi untuk kalian yang masih gunain segala cara buat memantaskan yang kalian miliki, coba dulu untuk memantaskan kualitas diri kalian masing-masing.
Sebagai spesial bonus saya akan share cara – cara agar UAS kalian nggak boring, insyahallah sukses dan menyenangkan.
Ini langkah – langkahnya
1.       Belajar
Kata yang mudah di katakan namun sulit di lakukan. Tapi sebenarnya belajar itu sulit karna kalian melakukannya dengan metode yang salah. Karna sebelum belajar, agar pelajaran yang sudah kita baca masuk ke otak kita harus mengubah suasana hati kita. Karna suasana hati orang yang bahagia ataupun ceria akan lebih mudah menerima hal-hal yang baru bahkan sekecil apapun.
2.       Doa
Doa juga sangat penting, karna segala sesuatu yang kita dapatkan nggak semata-mata jatuh ataupun tiba-tiba muncul jika tidak ada yang memberi. Ingat “di tak ada kentut yang tak berbau”
3.       Senyum
Mengapa senyum? Karna ketika senyum kita hanya membutuhkan 26 otot wajah di bandingkan cemberut yang bisa menggunakan sampai 62 otot wajah. Kebayang nggak tuh betapa capeknya kalian ketika UAS, kepala pusing mikirin soal di tambah 62 otot bekerja terus menerus selama 90 menit.
4.       Percaya Diri
Ini salah satu hal penting yang harus ada. Tanpa ini mental anak bangsa hanya akan menjadi koruptor yang hanya ngeles sana-sini yang menyusahkan rakyat banyak, dan yang terakhir
5.       Alternative
Carilah alternative-alternative untuk mebuat kalian tertawa atau apapun yang bisa membuat kalian ceria agar bisa mengembalikan mood kalian. Seperti contoh yang telah saya lakukan bersama-sama 2 ekor teman ajain saya seperti video di bawah ini.

Video sesat di atas hanya sedikit contoh untuk kalian untuk mengembalikan mood kalian dan agar kalian bisa fokus belajar dan tak bermental tempe. Dan untuk cerita backpacker lainnya “akan ada hal besar di balik hal kecil yang tersembunyi”


Comments

Post a Comment