Akhir Dari Perjalanan, Awal Dari Permulaan

Yoooohoooo..........
Mungkin kalian sudah liat biografi singkat gue di post sebelumnya. Biografi  yang bisa membuat kalian menangis ketika membacanya, yang justru akan tertawa ngakak ketika ngeliat wajah asli sang penulis yang seperti memanggil minta dihina. Nasib malang itu terjadi satu tahun sebelumnya, saat itu gue masih bocah banget. Rambut ala Ariel Peterpan yang di sengat lebah.
Tapi syukurnya masa kelam sudah berakhir, satu tahun yang penuh "kegagalan" yang memperlihatkan sulitnya hidup tidak berjalan di jalan yang benar tanpa motivasi sedikitpun.. Nah disini gue mau ngasih tau ke kalian bagaimana gue bisa kembali ke jalan yang benar haha.....

Berawal dari mendengar tamatan bangke seperti gue bisa mengikuti ujian tertulis PTN lagi, perjuangan gue dimulai. Setiap hari gue bersemedi di dalem kamar (Baca: bukan coli) bekerja keras ngembangin teknik tidur paling baru. Mengutip dari member JKT48 "Usaha keras, tak akan meghianati". Kalimat ini bener banget. Ya, akhirnya gue bisa kuliah di jurusan yang bener-bener gue impikan.


Walaupun gue pernah gagal di Ekonomi, bukan....bukan.....justru Ekonomi yang gagal dengan gue. Tahun ini akhirnya gue membuka lembar baru(Lagi). Kalo manusia cuma punya dua lembar baru kehidupan. Lembar pertama di pakek ketika mereka lahir, terus lembar kedua di pakek ketika mereka ngelakuin kesalahan berat yang akhirnya terhapuskan. Sedangkan gue sudah ngutang dua lembar kehidupan sama Tuhan. Eits.... bukan karena gue sudah ngelakuin keslahan berat, tapi gue mencoba mengupgrade catatan harian gue di dunia dengan fitur baru yang lebih kantep.

Nggak ada kata-kata yang bisa mewakili kebahagian gue di lembar ke empat ini. Selain gue sudah kuliah di tempat yang gue anggap pantes untuk gue, gue juga punya fitur baru di kehidupan gue. "Diamond Feature".

Di tempat baru ini juga gue jadi tau apa hobi gue selama ini, apa yang gue lakuin kedepan, apa yang harus gue pikirin selanjutnya, semuanya bener-bener terasa nyata. Pokonya sangat berbeda dengan tahun lalu, kerjaan cuma luntang-luntung gak jelas dan ngutuk ibu sa'adah yang berumur enam puluh lima tahun jadi se-seksi Julia Perez. Disini gue juga nemuin berlian dengan sinar yang terang yang mungkin bakal gue ceritain di post selanjutnya lebih detail tenatang berlian ini.

Ditambah lagi Tuhan juga ngasih bonus ke gue yang hanya besi karatan bisa ngeliat 'berlian" bahkan di tempatkan di dalam toko yang sama. Iya berlian, ya kalo kalian mau tau lebih jelas soal berlian ini harus pantengin postingan gue berikutnya haha.....

Yang jelas satu pelajaran yang gue dapet dari satu tahun sebelumnya, ketika gue melakukan hal-hal dengan terpaksa, ketika gue nggak berani ngomong untuk ngelakuin perubahan. Satu hal yang gue dapet, gue nggak bahagia. kerja luntang-luntung nggak jelas, kuliah cuma ngayal semua dosen berbody Dewi Persik hanya bermaksud mencari happiness. Ngelakuin sesuatu karena ingin bahagia ujung-ujungnya "kok gue nggak ngerasa bahagia sama sekali?".

jadi buat kalian yang masih terjebak di awkwad momen, yang masih bingung antara pilihan orang tua dan sendiri. pesannya cuma satu "lakukan semua yang ingin dilakukan bukan apa yang orang lain katakan yang harus di lakukan". Tapi, buat yang justru ngerasa sudah terjebak di situasi pilihan orang tua, coba deh untuk ikhlas.

"Lah loe sendiri saja milih ngorbanin waktu loe satu tahun daripada ikhlas!". <- jika ini yang ada di otak kalian artinya kalian harus baca postingan selanjutnya nanti haha..........

Comments